Sejak Drago Mamic mundur minggu lalu, sesi latihan Persib dipimpin oleh asisten pelatih, Robby Darwis. Sejumlah nama sudah digodok pihak manajemen dan yang terpilih akan diumumkan dalam tiga tiga ke depan.
"Nanti (Kamis, 5 April) diumumkan siapa yang pas melatih Persib. Namanya belum bisa saya sebutkan. Lihat saja nanti," ungkap manajer tim, Umuh Muhtar, di Stadion Siliwangi, Bandung, Senin (2/4/2012) pagi.
Sebelumnya, sempat beredar isu bahwa Persib menjajaki enam pelatih, dua di antaranya pelatih asing, yang disebut-sebut adalah Rene Robert Albert (Belanda) dan Raja Isa (Malaysia).
Selain pelatih, kabarnya Persib juga akan merekrut pemain baru dari sesama klub Indonesian Super League (ISL). Menurut Umuh, Komisaris Utama PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB), Zainuri Hasyim, sedang menjajaki kepindahan pemain yang masih dirahasiakan identitasnya itu. Pemain itu kemungkinan besar akan diplot sebagai pengganti Moses Sakyi yang telah diputus kontraknya karena dinilai tidak maksimal performanya.
"Pak Zainuri sedang koordinasi dengan pengurus salah satu klub yang kita incar pemainnya. Yang jelas dia main di klub yang ada di Indonesia, cukup berpengalaman juga," sahut Umuh.
Di luar pelatih dan pemain, PBB menginsyaratkan tidak jadi mengevaluasi manajemen tim, sebagaimana pernah mereka cetuskan, menyusul adanya tuntutan dari bobotoh yang menginginkan perubahan manajemen.
"Oh, untuk itu (manajemen--red) tidak ada evaluasi," ujar Komisaris PT PBB, Kuswara S. Taryono, hari Jumat lalu.
Disinggung kenapa manajemen tidak dievaluasi secara khusus, Kuswara enggan memberi penjelasan lebih jauh. "Ranah manajemen itu sesuatu yang sensitif. Itu tidak bisa diungkapkan dalam ranah konferensi pers," jelasnya.
Sementara itu, belakangan ini di sejumlah tempat di kota Bandung beredar grafiti, stiker, dan selebaran yang menyuarakan ketidakpuasan pada Umuh sebagai manajer. Dari informasi yang diperoleh detiksport, ekspresi itu akan mulai digencarkan oleh pihak bobotoh.
Coretan dinding semacam itu pernah muncul di bulan Januari di depan Gedung Sate, setelah Persib kalah berturut-turut dalam lawatannya ke Kalimatan. Namun grafiti itu cepat "hilang". Persib terakhir kali menjadi juara Liga Indonesia adalah di musim 1994/1995.
( a2s / krs )
0 comments:
Posting Komentar
Apa Pendapatmu Tentang Berita Sepakbola ini?