Senin, 02 April 2012

'Balotelli seperti Anak Nakal yang Egois dan Manja'



London - Striker Manchester City Mario Balotelli dikecam atas pertengkarannya dengan Aleksandr Kolarov saat melawan Sunderland. Tingkah Balotelli itu dinilai bisa membahayakan kans City dalam perebutan juara.
Kritikan itu diungkapkan oleh legenda sepakbola Inggris Alan Shearer dalam kolomnya yang dimuat di The Sun, Senin (2/4/2012).
Insiden tersebut terjadi di menit 64 saat City masih tertinggal 1-3 dari tim tamu. Saat itu The Citizens mendapat hadiah tendangan bebas hasil pelanggaran Sebastian Larsson.
Kolarov, eksekutor bola mati City tengah bersiap-siap namun Balotelli tampaknya ingin mengambil alih tugas tersebut. Adu mulut antara kedua pemain itu pun sempat terjadi.
Kapten tim Vincent Kompany yang berada di bagian lain dari lapangan harus buru-buru menghampiri Balotelli untuk meredakan ketegangan.
Shearer menilai tindakan Balotelli itu bisa merusak keharmonisan skuad City. Padahal City tengah bersaing sengit dengan Manchester United dalam perebutan titel.
"Alex Ferguson pastinya tertawa melihat cuplikan laga Manchester City di hari Sabtu. Bukan karena fakta bahwa mereka membuang dua angka dalam perburuan gelar," tulis Shearer.
"Tapi ada ledakan di atas lapangan yang dipimpin oleh Mario Balotelli yang mengatakan kepadanya apa yang dia ingin ketahui. Manchester City mulai pecah. Aksi Balotelli pada Sabtu lalu adalah hal yang memalukan. Saat City butuh semua pemain berada di satu arah yang sama, dia bertindak seperti anak nakal yang egois dan manja."
"City tengah kesulitan dan kehabisan waktu ketika dia bertengkar dengan bek sayap Aleksandr Kolarov mengenai tendangan bebas. Apapun kasusnya, itu adalah momen yang mengejutkan. Itu mengirim pesan yang salah. Bagi City, itu adalah titik rendah di musim ini," sambung dia.
Pada akhirnya City memang selamat dari kekalahan berkat dua gol Balotelli dan satu dari Kolarov. Akan tetapi, Shearer menilai striker Italia itu belum bisa sepenuhnya diandalkan untuk menggantikan peran Sergio Aguero, yang saat itu absen akibat cedera.
"Lupakan dua gol Balotelli. Mereka butuh sebuah penampilan yang besar dari dia pada hari itu. Mereka butuh dia untuk maju saat Sergio Aguero absen dan dia tidak bisa melakukannya," pungkas Shearer.
( rin / mfi )