Tak banyak yang memprediksi Chelsea akan keluar sebagai kampiun Eropa musim ini. The Blues sempat diprediksi bakal habis di babak 16 besar setelah kalah 1-3 dari Napoli di leg pertama. Namun mereka mampu membalikkan keadaan di leg kedua dan menang 4-1.
Chelsea juga tak diunggulkan saat harus berhadapan dengan Barcelona di babak semifinal. Tapi tim arahan Roberto Di Matteo itu mampu membalikkan prediksi dan melenggang ke partai puncak dengan agregat 3-2.
Di babak final, Chelsea kembali menjadi underdog kala menghadapi Bayern Munich. Namun sekali lagi tim asal London ini membuat kejutan dengan mengalahkan Bayern lewat adu penalti dan tampil sebagai juara.
Hal yang tak jauh berbeda juga dihadapi Inggris jelang Piala Eropa 2012 ini. Banyak yang tak mengunggulkan Inggris mengingat prestasi mereka yang tak begitu bagus dalam beberapa tahun belakangan.
Namun label underdog yang disematkan pada Inggris itu tak membuat Lampard pesimistis. Gelandang berusia 33 tahun itu justru berharap The Three Lions terinspirasi oleh kesuksesan Chelsea dan bisa memunculkan kejutan di Polandia-Ukraina.
"Aku berharap fakta bahwa kami meraih kesuksesan itu bisa membantu Inggris. Anda harus mencoba dan menyatukan semua hal positif," ujar Lampard seperti dikutip Sky Sports.
"Kami akan mencoba dan membawa fakta bahwa kami memenangi sesuatu tahun ini, sesuatu yang melawan prediksi terhadap Chelsea, dan mungkin itulah yang akan dihadapi Inggris di musim panas ini."
"Kami menunjukkan apa yang bisa diraih dan tidak ada yang salah dengan perasaan menjadi underdog selama kami fokus sebagai tim," tuntasnya.
( rin / mfi )
Artikel Piala Eropa bisa juga dibaca di HarianDetik.com
0 comments:
Posting Komentar
Apa Pendapatmu Tentang Berita Sepakbola ini?