Van Persie pada awalnya kedatangannya tahun 2004 adalah pemain yang fasih di posisi second striker atau penyerang kiri.
Memang saat itu Arsene Wenger mendatangkan Van Persie bukan untuk diplot sebagai goal getter karena sudah ada Thierry Henry dan lebih sebagai pengganti Dennis Bergkamp.
Lambat laun para penyerang bergantian keluar masuk Arsenal hingga tinggal Van Persie dan Emmanuel Adebayor sebagai tukang gedor di lini depan dengan Cesc Fabregas sebagai playmaker.
Tapi Adebayor akhirnya meninggalkan Arsenal musim panas 2009 dan Wenger langsung memberikan posisi striker utama kepada pesepakbola 28 tahun itu.
Hasilnya pun tidak mengecewakan dan malah Van Persie semakin tajam di posisi itu. Dari jumlah golnya rata-rata hanya enam sejak 2005 hingga 2010, mulai musim lalu Van Persie sudah mencetak 18 gol dan musim ini ia sudah membuat 26 gol dari 31 penampilannya.
Melihat ketajamannya seperti saat ini, Van Persie mengaku terkejut dan tidak menyangka bisa melakukannya. Padahal perannya sebelum ini adalah lebih sebagai "pelayan" Adebayor dan Wenger hanya bereksperimen dengan menempatkan Van Persie sebagai striker tunggal dalam formasi 4-3-3.
"Aku berharap bermain sebagai second striker. Aku tidak pernah berpikir akan berakhir sebagai striker utama," tukas Van Persie seperti dilansir Sky Sports.
"Kami hanya mencobanya ketika Adebayor pergi. Manajer tidak membeli siapapun. Dia menyakinkanku untuk melakukannya, tapi aku tidak bisa," lanjutnya.
"Pada lima atau enam laga pertamaku, aku bisa membuat assist tapi aku tidak bisa mencetak dan aku berpikir 'aku adalah striker utama sekarang dan harus mencetak gol'."
"Ketika aku mencetak gol pertamaku, aku lalu mencetak tujuh gol di tujuh laga serta tujuh assist," lugasnya.
( mrp / rin )
0 comments:
Posting Komentar
Apa Pendapatmu Tentang Berita Sepakbola ini?