Sneijder nyaris meraih quatrick gelar dalam semusim dua tahun silam, bersama Nerazzurri dia memenangi Scudetto, Coppa Italia dan Liga Champions. Malang buatnya, sukses tersebut tak berlanjut di Piala Dunia karena 'Singa Oranye' tunduk atas Spanyol di final.
Tahun ini Sneijder berangkat ke Piala Eropa dengan kondisi yang jauh berbeda: ia datang setelah menjalani musim yang buruk. Jangankan dapat gelar, La Beneamata bahkan gagal masuk zona Liga Champions musim depan setelah cuma bisa finis di posisi enam.
Di musim yang baru saja selesai, Sneijder lebih banyak menghabiskan waktu untuk memulihkan cedera. Total dia hanya bermain sebanyak 28 kali di semua kompetisi. Karena hal tersebut, ia kesulitan menemui permainan terbaiknya. Namun, bagi Sneijder, momen buruk tersebut justru menjadi pelecut agar tampil lebih baik di Piala Eropa 2012 nanti.
"Ada motivasi khusus untuk memenangi gelar Piala Eropa ini. Sebagai pesepakbola, Anda tentu ingin memenangi berbagai hadiah dan trofi," ucapnya seperti dilansir Nationalpost.
"Bersama Inter, saya memenangi segalanya, dan kemudian saya (pergi ke Piala Dunia) mencapai final. Musim ini saya tidak memenangi hadiah apapun dengan Inter, namun saya ingin memenangi Piala Eropa kali ini dan hal tersebut merupakan motivasi besar buat saya," lanjut dia.
Sneijder mengatakan bahwa dirinya telah bugar dan siap bermain, setelah musim lalu mengalami masalah pada otot paha belakangnya.
Meski demikian, minimnya jam terbang musim lalu membuat Sneijder dinilai akan kesulitan menampilkan penampilan terbaiknya. Untuk hal tersebut, pemain yang asli jebolan akademi sepakbola Ajax Asmterdam ini enggan mengomentarinya. Dia hanya percaya bahwa fisiknya jauh lebih bugar dibanding saat bermain di Afrika Selatan.
"Saya merasa sangat baik. Merasa telah mencapai kebugaran 100 persen, saya tidak merasa sakit lagi, dan dapat berlatih, saya telah siap," pungkasnya.
( din / krs )
Baca juga artikel & ulasan liputan khusus Piala Eropa di HarianDetik.com
0 comments:
Posting Komentar
Apa Pendapatmu Tentang Berita Sepakbola ini?