Jumat, 08 Juni 2012

Laga Langsung Disetop Jika Ada Aksi Rasis di Euro

Jakarta - UEFA menjanjikan bertindak tegas terhadap aksi rasisme di Piala Eropa 2012. Laga langsung dihentikan jika terjadi kasus rasisme, sementara tim yang terlibat bisa saja dikeluarkan dari turnamen.

Menjelang digelarnya Piala Eropa 2012 Jumat (07/06/2012), Platini mengaku kalau potensi munculnya isu rasisme pada edisi tahun ini jauh lebih besar dari turnamen sebelumnya. Kekhawatiran terhadap rasisme semakin menjadi ketika minggu lalu sebuah acara televisi di Inggris menayangkan insiden diskriminasi dan kekerasan di salah satu pertandingan sepakbola di Ukraina.

Beberapa pemain bahkan sudah bereaksi dengan kekhawatiran munculnya aksi rasisme, dengan Mario Balotelli mengancam akan langsung meninggalkan lapangan jika dirinya jadi korban. Sementara keluarga Theo Walcott dan Alex-Oxlade Chamberlain juga sudah diwanti-wanti untuk tidak datang ke negara tersebut.

"Tidak ada pertanyaan lain yang lebih mengkhawatirkan selain masalah (rasisme) ini," kata direktur program Footbal Against racism in Europe (FARE), Piara Powar, di sela-sela rapat bersama Platini seperti yang dilansir Dailystar.

UEFA mengundang FARE untuk membantu memilih 31 kelompok yang nantinya akan bertugas mengawasi setiap tindakan suporter yang membawa spanduk, menyanyikan lagu, atau melakukan perbuatan yang berpotensi menimbulkan diskriminasi.

Platini sendiri menegskan kalau UEFA telah meminta wasit untuk langsung menghentikan pertandingan andai di tengah laga terjadi aksi pelecehan atas dasar ras. Bukan itu saja, tim yang terbukti melakukan aksi rasisme bisa saja didepak dari Piala Eropa jika diputuskan bersalah melalui badan-badan peradilan independen di UEFA.

"Kami akan menghentikan pertandingan jika ada masalah karena kami pikir rasisme adalah yang terburuk," tegas dia.

"Ada banyak jenis nasionalisme di Eropa. Anda dapat merasakan ini di sejumlah pertandingan sepak bola. Ada beberapa kekhawatiran besar tentang hal tersebut, tetapi sepakbola selalu berhasil mengatasinya," lanjut Platini.

Empat tahun lalu, UEFA mendenda asosiasi sepakbola Kroasia sebesar 20.000 franc Swiss atau sekitar Rp197.000.000 karena mendapati beberapa suporter mereka adalah rombongan neo-Nazi yang bernyanyi dan melakukan tindakan rasisme dalam pertandingan di perempatfinal Euro 2008 melawan Turki di Wina, Austria.

( din / krs )


Baca juga artikel & ulasan liputan khusus Piala Eropa di HarianDetik.com

0 comments:

Posting Komentar

Apa Pendapatmu Tentang Berita Sepakbola ini?