Adegan menenggak minuman keras adalah hal yang lazim terlihat tatkala suporter sepakbola sedang berkumpul bersama, terutama dalam perhelatan akbar macam Piala Eropa.
Kiev, ibukota Ukraina yang menjadi salah satu tuan rumah Euro 2012, sadar benar dengan hal tersebut. Namun, kota Kiev juga sadar kalau seseorang yang sudah menenggak alkohol dalam kadar berlebihan bisa kesulitan mengendalikan tindakan.
Itu mengapa otoritas kota Kiev kini sudah mengeluarkan peringatan bahwa para suporter yang habis menenggak minuman keras seperti vodka sebaiknya tidak berada dekat-dekat, apalagi bermain air atau malah berenang di Sungai Dnipro, salah satu sungai besar di Eropa yang mengalir dari Rusia, melalui Belarusia dan Ukraina, ke Laut Hitam.
"Kami sudah memberi peringatan kepada kedutaan besar agar para suporter tidak boleh berenang (di sungai)," kata Wakil Walikota Kiev Anatoly Holubchenko di Interfax yang dikutip Reuters.
"Mereka akan minum 300 gram (vodka), mencebur ke air, dan kemudian tenggelam, dan tiba-tiba kami akan dicap memiliki pantai-pantai yang tak aman. Seorang mabuk yang tenggelam dan pantai yang tidak aman adalah dua hal berbeda," tegasnya.
"Ini adalah perkara keselamatan, suporter minum alkohol dan berenang. Kami ingin mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan," imbuh juru bicara Holubchenko, Anna Parkhomenko.
Dnipro selalu menjadi pusat rekreasi warga Kiev pada musim semi dan musim panas. Tapi setiap tahunnya polisi menerima lusinan laporan kematian akibat tenggelam, setelah si korban menenggak vodka lalu main air, dan tanpa disadari sudah berenang.
"Sangat disesalkan banyak alkohol yang sangat keras dijual di toko-toko kami. Yang kami inginkan sekarang adalah alkohol yang kadarnya melebihi 4-5 persen tidak dijual dalam radius 1,5 km dari stadion Euro 2012," lugas Holubchenko.
( krs / a2s )
Baca juga artikel & ulasan liputan khusus Piala Eropa di HarianDetik.com
0 comments:
Posting Komentar
Apa Pendapatmu Tentang Berita Sepakbola ini?