Berikut beberapa fakta yang tercipta di Piala Eropa 1968, baik di babak kualifikasi maupun putaran final, seperti dilansir situs resmi Euro 2012:
- Duel Skotlandia versus Inggris di Hampden Park di kualifikasi Grup 8 pada 24 Februari 1968, yang merupakan pertemuan terakhir kedua tim di pertandingan resmi sebelum Euro 1996, disaksikan langsung oleh 130.711 penonton, dan itu merupakan rekor turnamen sampai saat ini.
- Gerd Mueller membuat debut turnamennya dengan penuh gaya. Dalam usia 21 tahun, ia mencetak empat gol saat Jerman (Barat) menang 6-0 atas Albania di babak kualifikasi di Dortmund.
- Pertandingan kualifikasi antara Austria versus Yunani di Praterstadion, Wina, pada 5 November 1967, dihentikan empat menit lebih awal dalam kedudukan 1-1, karena penonton menyerbu ke tengah lapangan.
- Partai final antara Italia versus Yugoslavia digelar pada 8 Juni 1968 di stadion Olimpico, Roma, berakhir 1-1. Dua hari kemudian dilakukan replay, Italia menang 2-0. Itulah satu-satunya final yang memerlukan replay, baik di Piala Eropa maupun Piala Dunia.
- Johan Cruyff melakoni debutnya internasionalnya saat Belanda menjamu Hongaria di babak kualifikasi pada 7 September 1966 di Rotterdam. Ia mencetak satu gol dalam laga berkesudahan 2-2 itu.
- Federasi Sepakbola Italia (FIGC) menerima peluang menjadi tuan rumah putaran final yang diikuti empat negara, di kota Naples, Florence dan Roma, untuk merayakan ulang tahun ke-60 mereka.
- Tak lama setelah mencetak gol kedua di replay final, Pietro Anastasi bergabung dengan Juventus dengan nilai 660 juta lira dari klub AS Varese 1910, yang kala itu tercatat sebagai rekor transfer dunia.
- Di semifinal, Italia bermain 0-0 selama 120 menit melawan Uni Soviet. Pemenangnya ditentukan lewat undian koin, yang dilakukan kapten kedua tim dan wasit. Itulah kejadian satu-satunya dalam sejarah pertandingan internasional di Eropa. Yang hampir serupa terjadi di kualifikasi Piala Dunia 1954, ketika Turki menyingkirkan Spanyol lewat undian. Seorang remaja berusia 14 tahun, yang ayahnya bekerja di stadion tempat digelarnya pertandingan, mengambil nama Turki dengan mata tertutup.
( a2s / a2s )
0 comments:
Posting Komentar
Apa Pendapatmu Tentang Berita Sepakbola ini?