Kemenangan dramatis 3-2 atas Queens Park Rangers di laga pamungkas Premier League semalam sudah cukup mempertahankan posisi puncak dari kejaran Manchester United. Mempunyai poin sama 89, City unggul selisih.
Dramatis karena tak mudah bagi City untuk mereguk kemenangan itu karena hingga menit 90 City masih tertinggal 1-2 di saat MU sedang unggul 1-0 atas Sunderland. Jelas wajah para fans tuan rumah di Etihad Stadium pun campur aduk yang lebih didominasi muka-muka tegang.
Tapi begitu Edin Dzeko mencetak gol penyama kedudukan yang kemudian disusul gol penentu Sergio Aguero di menit terakhir pertandingan, pecahlah suasana di stadion berkapasitas 47.085 penonton itu.
Para fans bersorak sorai dan begitu peluit berakhirnya laga ditiup Mike Dean, sontak para fans langsung menyerbu lapangan dan memeluk para pemain yang bak pahlawan bagi mereka.
Suasana yang sudah lama tak terlihat dan nyaris hampir setengah abad City tak merasakan manisnya merengkuh titel kompetisi kasta teratas di Inggris itu. Maka Aguero pun tak ragu untuk mempersembahkan trofi juaranya untuk para fans yang setia bersama City di saat tim sedang berjaya atau terpuruk sekalipun.
"Saat lapangan diserbu, banyak fans yang masuk. Mereka memelukku dan menciumku. Tapi satu hal yang kumengerti adalah 'i love you'. Itulah yang membuatku sangat bahagia," aku Aguero di Talksport.
"Sejak aku tiba di City, semua orang memperlakukanku dengan sangat baik. Aku membayarnya dengan gol yang membawa kami memenangi titel serta membuat sejarah," sambungnya.
"Aku akan tetap tampil baik setiap harinya untuk memenangi lebih banyak titel lagi. Yang ingin kulakukan adalah bermain sepakbola jadi fans tinggal menikmati saja," tutupnya.
( mrp / mfi )
0 comments:
Posting Komentar
Apa Pendapatmu Tentang Berita Sepakbola ini?