Sejauh ini Mitra Kukar masih berkutat di papan tengah kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011/2012. Ingin tampil lebih baik sampai akhir musim nanti, perubahan pun sudah dilakukan seperti mendepak Marcus Bent dan Pierre Njanka.
Posisi pelatih juga tampaknya akan segera diisi menyusul pemecatan terhadap McMenemy pertengahan Maret lalu. Namun, 'Naga Mekes' masih merahasiakan nama calon pelatihnya itu.
"Saya malam ini akan bertemu dengan dia (calon pelatih baru asal Swedia). Memang, kami belum sign kontrak. Hanya saja kami ajak dia bergabung dan berupaya negosiasi antar kedua belah pihak," kata Ketua Umum Mitra Kukar Endri Erawan kepada detikSport, Senin (16/4/2012) malam WITA.
"Yang jelas, untuk calon pelatih baru asal Swedia ini, Curiculum Vitae-nya yang ada masih kita teliti. Tentu, sederetan prestasinya, juga menjadi pertimbangan klub untuk merekrutnya," imbuhnya.
Manajemen klub Mitra Kukar memiliki alasan tersendiri kembali mengincar pelatih asing untuk mengarsiteki tim pasca pemecatan Simon McMenemy. Menurut Endri, selain pelatih lokal yang menjadi incaran sudah menjadi milik klub lain, dipilihnya pelatih asing juga terkait jam terbang pelatih bersangkutan untuk mewujudkan target tiga besar ISL.
"Pemain kita memang kan rata-rata sudah berpengalaman. Perlu adanya pelatih yang disegani dan bisa mewujudkan suasana dalam tim agar menjadi lebih baik," ujar Endri.
Pelatih lokal yang sempat dilirik manajemen adalah Danurwindo. Sementara untuk pelatih asing, sosok Alfred Riedl juga sempat membuat manajemen tergiur.
"Riedl itu sempat menjadi incaran utama kita. Tapi kita memang terlambat untuk melakukan pendekatan-pendekatan ke Riedl," tambah Endri.
( krs / rin )
0 comments:
Posting Komentar
Apa Pendapatmu Tentang Berita Sepakbola ini?