Senin, 30 April 2012

Persisam Menang, Misha Radovic Puas

Tenggarong - Sukses memetik poin penuh dalam laga derby Kaltim di kandang Mitra Kukar, membuat puas pelatih Persisam Misha Radovic. Mantan pelatih Pelita Jaya Karawang itu menilai kemenangan memang pantas diraih timnya

"Menang untuk yang selalu bermain bagus. Gaya saya bukan menendang dan lari saja. Tentunya, instruksi dijalankan dan kami menang. Saya sangat senang," kata Radovic kepada wartawan usai laga, Minggu (29/4/2012).

Radovicmemuji kerja keras yang ditunjukan Cristian 'El Loco' Gonzales dan rekan-rekannya. Meski baru sepekan sebelumnya mengarsiteki skuad 'Pesut Mahakam' tersebut, namun Radovic mampu memberikan skema yang bisa direspons dengan baik oleh pemain-pemainnya.

"Instruksi dijalankan. Mereka bekerja sangat bagus. Hanya satu minggu merespons apa yang saya berikan. Saya sangat bangga dengan hasil kerja keras mereka."

"Kita tidak ingin terlalu bertahan dengan menyisakan Gonzales. Saya ingin beri warna permainan Persisam lebih atraktif. Maka dari itu, di babak kedua tambah tenaga striker baru (Kim Dong Chan)."

"Di Indonesia, tim yang saya latih, home dan away itu sama. Bermain taktis dan terus meyerang, untuk memberi tontonan yang menarik. Malam ini adalah gaya saya bermain. Seprti halnya di Pelita Jaya, ini filosofi saya, ini style saya dalam menerapkan strategi sepakbola adalah menyerang," paparnya.

Meski begitu, Misha enggan menjanjikan skuadnya akan terus meraih kemenangan dalam laga-laga berikutnya.

"Terus melakukan passing-pasing. Tapi tentu saya tidak menggaransi Persisam menang seterusnya. Tapi, saya akan mengusahakan Persisam akan terus tampil atraktif," jelas Radovic.

Sedangkan bagi tuan rumah Mitra Kukar, kekalahan di menit-menit akhir membuat kecewa pelatih Steffan Hansson. Terlebih lagi, sebelumya Mitra Kukar juga menelan kekalahan saat menjamu Sriwijaya FC. Ia menyayangkan kualitas penyelesaian akhir timnya yang buruk plus kecerobohan lini belakang.

"Ada satu-dua kesalahan, ini tergantung kualitas striker. Semua pernah mengalami kesalahan. Kita juga tahu kualitas striker kita, dan lawan memanfaatkan kesalahan akhirnya menjadi gol," ujar Hansson.

"Ini tidak masalah, kalah 2 kali di kandang, Sriwijaya dan Persisam. Kami akan tampil lebih baik di masa mendatang. Pelatih sekelas (Jose) Mourinho saja belum tentu bisa membuat hal yang menakjubkan, meski sudah bermain 100 persen," ucap Hansson.

Ketidakhadiran pemain tengah Nemanja Obric sedikit banyak memengaruhi permainan timnya di lini tengah. Tanpa Obric, Mitra Kukar minim kreasi.

"Obric pengecualian, dia harus pulang ke Serbia karena mengalami cedera. Ia ke Serbia untuk pengobatan," tutupnya.

( roz / rin )

0 comments:

Posting Komentar

Apa Pendapatmu Tentang Berita Sepakbola ini?