Rabu, 18 April 2012

Persiram Kecewa pada Wasit

Tenggarong - Ada yang mengganjal di hati Pelatih Persiram Raja Ampat, Bambang Nurdiansyah, setelah timnya dikalahkan Mitra Kukar. Bambang mengaku kecewa pada kepemimpinan wasit Toriq Al Katiri.

Dijamu Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Selasa (17/4/2012), Persiram kalah tipis 1-2. Kekalahan ini membuat mereka tak bisa beranjak dari papan bawah klasemen Indonesian Super League (ISL).

"Kalau kecewa soal wasit, pasti kami kecewa. Silakan Anda mengomentarinya karena Anda dan seluruh masyarakat menyaksikan kepemimpinannya," kata Bambang usai laga.

Menurut Bambang, sejumlah keputusan wasit yang merugikan timnya adalah soal kartu kuning dan hadiah penalti untuk tim tuan rumah.

"Wasit ini (Toriq Al Katiri) kami tandai. Cara memimpin dia juga terlihat buruk saat Persija melawan PSMS Medan beberapa waktu lalu," ujarnya.

Meski begitu, Bambang memuji penampilan kedua tim. Dia mengakui, barisan belakangnya keteteran terutama di babak kedua karena kondisi fisik yang terkuras setelah laga kontra Persisam Putra Samarinda.

"Barisan belakang agak keteteran terutama karena masa istirahat hanya berselang 3 hari. Stok pemain pas-pasan dan melakukan rotasi pun agak sulit," terangnya.

"Meski Okto Maniani dalam kondisi kurang baik pun terpaksa sejak awal kami turunkan dengan tujuan untuk memancing perhatian pemain belakang tuan rumah. Tapi, strategi itu tidak berjalan hingga saya dorong ke depan Okto untuk membantu penyerangan," jelas mantan pelatih timnas U-23 ini.

"Kami di sini yakin menang, di sini ada peluang poin penuh karena kondisi Mitra Kukar sendiri. Tapi secara materi memang Mitra Kukar adalah tim papan atas," tambah Bambang.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Pelatih Mitra Kukar Sukardi Kardoks menilai, secara keseluruhan tidak adanya Pierre Njanka dan Marcus Bent tidak terlalu berpengaruh terhadap penampilan timnya.

"Kami tetap bermain pola 4-4-2. Tidak adanya Njanka dan Bent tidak terlalu berpengaruh. Tapi saya akui, pemain saya seperti bermain ragu-ragu," ujar Kardoks.

"Pemain saya juga terpancing dengan ritme dan pola penyerangan yang diterapkan tim lawan. Terlihat beberapa kali keteteran di belakang. Saya tidak mengatakan puas dengan hasil ini tapi saya mensyukuri," tandasnya.

( mfi / a2s )

0 comments:

Posting Komentar

Apa Pendapatmu Tentang Berita Sepakbola ini?