Marseille datang ke Allianz Arena, Rabu (4/4/2012) dinihari WIB, dengan target mengejar defisit 0-2 di leg pertama perempatfinal. Artinya, mereka wajib mengalahkan Bayern Munich dengan skor minimal 3-0.
Target itu tak bisa mereka wujudkan. Alih-alih menang, Loic Remy dkk. malah kalah 0-2 dan akhirnya tersingkir karena kalah agregat 0-4.
"Saat Anda tersingkir, pastinya akan selalu mengecewakan. Sekarang, kami harus memulihkan diri secara fisik dan psikologis," ungkap Deschamps di situs resmi UEFA.
"Hari ini, kami sudah melakukan segalanya. Tapi, ada perbedaan yang bisa dimengerti antara tim kami dan Bayern."
"Kami perlu ada di level 100% di setiap partai dan berharap mereka membuat kesalahan. Jelas, itu tak terjadi."
"Saat turun minum, saya tak meminta para pemain untuk membuat empat gol. Kami harus menunjukkan kehormatan dan kebanggaan kami di 45 menit terakhir. Tentu saja, kami mencoba mencetak gol tapi juga harus menghentikan permainan mereka."
Meski timnya tak bisa melaju lebih jauh, Deschamps tetap bangga. Dia senang karena dengan status non-unggulan anak buahnya bisa lolos hingga ke perempatfinal.
"Tentu bukan kejutan kalau Bayern lolos, khususnya setelah leg pertama, tapi kami bisa bangga. Di babak sebelumnya, kami mematahkan prediksi, kali ini terlalu sulit," ujarnya.
"Tak ada pemain kami yang sebelumnya pernah tampil di perempatfinal Liga Champions. Jadi, ini adalah pengalaman bagus buat mereka," pungkas dia.
( mfi / roz )
0 comments:
Posting Komentar
Apa Pendapatmu Tentang Berita Sepakbola ini?